Semangat Pagiiiiiii…………..

Korupsi di Indonesia merupakan masalah yang krusial. Jika dikaitkan dengan Indeks Persepsi Korupsi pada tahun 2012, 2013,2014 dan 2015, Skore Indonesia sebesar 32, 32,34 dan 36. Skor tersebut di bawah 50. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat korupsi di negara kita memiliki masalah yang serius (ic.transparancy.org, 2012- 2016).

Kondisi demikian sangat memprihatinkan, karena korupsi merupakan perbuatan yang bertentangan dengan kaidah-kaidah umum yang berlaku di masyarakat, sehingga merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Oleh karena itu, Presiden Republik Indonesia mengupayakan pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui  Instruksi Presiden No. 17 Tahun 2011, tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi;  yang memuat salah satu pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui Strategi Pendidikan Antikorupsi. Instruksi tersebut ditindaklanjuti melalui Surat Edaran DirjenDikti no. 1016/E/T/2012, perihal Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta dihimbau untuk menyelenggarakan Pendidikan Antikorupsi mulai Tahun Akademik Baru 2012/2013 dalam bentuk Mata Kuliah Wajib / Pilihan atau disisipkan dalam Mata Kuliah yang relevan.

Telkom University memandang perlu mendesain pendidikan antikorupsi menjadi suatu pembelajaran yang menarik, tidak monoton dan efektif. Pemilihan metode pembelajaran yang kreatif merupakan salah satu kunci keberhasilan membangun sifat kritis dan etika integritas Mahasiswa. Peran Telkom University sebagai institusi pendidikan tinggi diperlukan untuk menciptakan kampus sebagai land of integrity yang mendukung keefektifan pedidikan antikorupsi. Oleh karena itu Telkom University mengemas model pembelajaran anti korupsi dengan pendekatan studen center learning melalui berbagai jenis kompetisi pembuatan karya antikorupsi, sehingga character building akan sikap-sikap yang luhur terpatri dalam hati dan pikiran peserta didik.

Implementasi model pembelajaran melalui pembuatan karya antikorupsi sudah dilaksanakan sejak 2013 oleh Institut Teknologi Telkom. Kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan Telkom University, di mana tahun ini memasuki tahun ke- 3 (2014-2016). Agenda Tahunan tersebut diberi nama: Kompetisi Propaganda AntiKorupsi. Tema setiap tahun berganti-ganti, disesuaikan dengan Tema yang diusung KPK dan Masyarakat Transparansi Internasional, serta mengakomodir muatan lokal. Muatan Lokal yang dimaksud adalah Value Telkom University, yaitu: PRIME (Professionalism, Recognition of achievement, Integrity, Mutual respect, Entrepreneurship). Tema Kompetisi Propaganda AntiKorupsi Tahun 2015, mengusung Tema; Cegah Korupsi dengan PRIME.

Puncak acara dilaksanakan setiap awal Desember sebelum tanggal 9 Desember, yaitu sebelum peringatan Hari AntiKorupsi Internasional. Pada Puncak Acara tersebut dilaksanakan Seminar dan Penganugerahan Kompetisi Propaganda Anti Korupsi, dengan mengundang Tokoh-Tokoh KPK dan Tokoh Pendidikan, sehingga dapat membagikan pengalaman, pencerahan dan motivasi Mahasiswa untuk membangun nilai-nilai Luhur Berketuhanan, Cinta tanah Air dan Bangsa serta Maju dalam penguasaan pengetahuan Untuk Indonesia dan Dunia.

Akhir kata, semoga Kampus Telkom University Tercinta, tidak sekedar tempat untuk mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi dapat pula menjadi land of integrity, sehingga Telkom University berkontribusi membangun jembatan emas menuju Indonesia yang makmur dan berkeadilan serta lebih bermartabat.

Daftar Kegiatan Propaganda Anti Korupsi